Pages

Pages - Menu

Monday, October 17, 2016

#SIP Pengertian CBIS, Evolusi CBIS dan Lingkup Data CBIS

#SIP Pengertian CBIS, Evolusi CBIS dan Lingkup Data CBIS
A.    Pengertian CBIS
Pada artikel ini saya akan membahas tentang Pengertian CBIS, Evolusi CBIS dan Lingkup Data CBIS. Pada bagian ini saya akan menjelaskan pengertian tentang CBIS terlebih dahulu.
CBIS (Computer Based Information System) merupakan sistem pengolah data  menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan. CBIS merupakan sistem informasi yang menggunakan teknologi komputer untuk menjalankan sebuah atau beberapa tugas. Jadi, dapat disimpulkan bahwa CBIS merupakan sistem informasi yang menggunakan teknologi komputer untuk mempermudah tugas manusia serta mendukung pengambilan keputusan.
CBIS memiliki beberapa komponen, antara lain:
1.      Perangkat Keras/Hardware
perangkat keras merupakan komponen untuk melengkapi kegiatan memasukkan data, memproses data, dan keluaran data.
2.      Perangkat Lunak/Software
Yaitu program dan instruksi yang diberikan ke komputer.
3.      Database
Yaitu kumpulan data dan informasi dan yang diorganisasikan sedemikian rupa sehingga mudah diakses pengguna sistem informasi.
4.      Telekomunikasi
Merupakan komunikasi yang menghubungkan antara pengguna sistem dengan sistem komputer secara bersama-sama ke dalam suatu jaringan kerja yang efektif.
5.      Manusia/Brainware
Yaitu personel dari sistem informasi, yang meliputi manajer, analis, programmer, dan operator, serta bertanggung jawab terhadap perawatan sistem.
Dan ternyata bukan hanya manusia yang berevolusi, CBIS pun berevolusi. Ada beberapa tahap yang saya kutip dari sebuah sumber mengenai evolusi dari CBIS.

B.     Evolusi CBIS
Setalah membahas tentang pengertian dari CBIS, pada bagian ini kita saya akan membahas beberapa evolusi dan tahap-tahap perkembangan CBIS berikut adalah penjelasan evolusi CBIS.

1.      Tahap Satu Berfokus pada data (EDP)
Awalnya komputer digunakan untuk aplikasi akutansi (pengolahan data elektrik/EDP). Nama aplikasi akuntansi berbasis komputer pada awalnya adalah pengolahan data elektronik (EDP) kemudian berubah menjadi Dar Processing (DP) dan Sistem Informasi Akuntasi (SIA). SIA merupakan sistem informasi akuntansi yang melaksanakan akuntansi perusahaan, aplikasi ini ditandai dengan penngolahan data yang tinggi. Aplikasi SIA menggunakan computer hanya untuk pengolahan data perusahaan yang bersifat sederhana, di mana informasi untuk manajemen masih merupakan produk sampingan (Umar, 2005). Pada tahap ini aplikasi accounting information system menggunakan komputer hanya untuk pengolahan data perusahaan yang bersifat sederhana, dimana semua informasi manajemen masih merupakan produk sampingan.

2.      Tahap Dua Berfokus pada informasi (SIM)
Lalu munculah konsep SIM (Sistem Informasi Manajemen) Sistem informasi manajemen (SIM) adalah sebuah sistem informasi pada level manajemen yang berfungsi untuk membantu perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan dengan menyediakan resume rutin dan laporan-laporan tertentu (Fatta, 2007). Konsep utama SIM menghendaki bahwa aplikasi computer mempunyai tujuan utama untuk menyajikan informasi.

3.      Tahap Tiga Berfokus pada komunikasi (Office Automatitation)
Menurut Umar (2005) OA (Office Automatitation) memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara penggunanya melalui alat-alat elektronik seperti modem, faksimil, word processing, dan email.

4.      Tahap Empat Berfokus pada konsultasi (Expert Syste)
Fatta (2007) menyebutkan bahwa Expert system (ES) merupakan pengetahuan yang menggambarkan cara seorang ahli dalam mendekati suatu masalah. ES lebih berpusat pada bagaimana mengodekan dan memanipulasi pengetahuan dari informasi (misalnya aturan if…then).

C.     Lingkup Data CBIS
Kita sudah membahas tentang pengertian, tahap-tahap perkembangan CBIS dan selanjutnya pada bagian ini saya akan membahas bagaimana CBIS mengolah data yang diproses oleh kita. Berikut adalah penjelasanya.

1.      Hirarki Data
Apa itu hirarki data? Menurut KBBI hirarki adalah, urutan atau tingkatan. Sedangkan data adalah, sesuatu yang belum memiliki arti sehingga memerlukan adanya suatu pengolahan. Jadi, kurang lebih hirarki data merupakan tingkatam-tingkatan data.
Menurut Kadir (2000) secara tradisional, data diorganisasikan ke dalam suatu hirarki yang terdiri atas elemen data, rekaman, dan berkas (file).
a)      Elemen Data
Elemen data adalah suatu data terkecil yang tidak dapat dipecah lagi menjadi unit lain yang bermakna. Pada data kepegawaian elemen data dapat berupa nama pegawai, kota tempat tinggal, dan atribut lain yang menyangkut seorang pegawai. Istilah lain untuk elemen data adalah medan (field), kolom, item, dan atribut.
b)      Rekaman
Rekaman adalah gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait. Sebagai contoh, nama, alamat, kota, dan tanggal lahir seorang pegawai dapat dihimpun dalam sebuah rekaman. Dalam sistem basis data relasional, rekaman biasa disebut dengan istilah tupelo atau baris.
c)      Berkas
Himpunan seluruh rekaman yang bertipe sama membentuk sebuah berkas. Berkas dapat dikatakan sebagai kumpulan rekaman data yang berkaitan dengan suatu subjek.
Selain itu, berdasarkan dari sumber yang lain, hirarki data dibagi menjadi enam tingkatan yaitu:
a)      Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
b)      Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Byte merupakan sekumpulan bit yang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byte adalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).
c)      Field atau kolom adalah unit terkecil yang disebut data. Field merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna. Contoh: Joni yang merupakan field nama.  Jadi field ibarat kumpulan karakter yang membentuk suatu kata.
d)     Record atau baris adalah kumpulan item yang secara logic saling berhubungan. Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang mengenalinya, yaitu field kunci. Gambar 1 merupakan contoh dari record. Jadi record ibarat kumpulan kata yang membentuk satu kalimat yang berarti, misal gambar 1 mewakili kalimat: Joni memenmpuh mata kuliah MIS (kode IS101) dengan nilai A.
e)      File atau tabel adalah kumpulan record yang sejenis dan secara logic berhubungan. Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai komputer. Jadi tabel ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel yang berarti, misal gambar 2 mewakili tabel nilai mata kuliah MIS.
f)       Database merupakan kumpulan file-file yang berhubungan secara logis dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi manajemen. Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang disusun ke dalam file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi data untuk kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah menunjukkan suatu kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau instansi untuk tujuan tertentu.

2.      Pemprosesan data
Dalam CBIS terdapat 3 cara pemprosesan data yaitu batch, Online dan Real time. Berikut ini saya akan membahas satu persatu.
a)      Batch merupakan kebalikan dari interactive processing. Dalam batch processing, program akan mengambil suatu set data sebagai input, memprosesnya dan memberikan satu set data tertentu sebagai output tanpa intervensi manual dari user. Batch processing biasanya dilakukan untuk memproses data yang tidak berstruktur. Batch merupakan sebuah metode efektif untuk menangani data transaksi yang jumlahnya sanga banyak melalui sebuah sistem.
b)      Online processing adalah sebuah sistem yang mengaktifkan semua periferal sebagai pemasok data, dalam kendali komputer induk. Informasi-informasi yang muncul merupakan refleksi dari kondisi data yang paling mutakhir, karena setiap perkembangan data baru akan terus diupdatekan ke data induk. Salah satu contoh penggunaan o­nline processing adalah transaksi o­nline.
c)      Sistem realtime memproses transaksi secara individual pada saat peristiwa ekonomi muncul. Karena record tidak dikumpulkan dalam batch, tidak terdapat jeda waktu antara munculknya peristiwa ekonomi dan pencatatannya.

3.      Penyimpanan Data
·         Direct Access Storage Device
DASD adalah, suatu cara mengorganisasikan data yang memungkinkan catatan-catatan ditulis dan dibaca tanpa pencarian secara berurutan. DASD memiliki mekanisme rading dan writing yang dapat diarahkan ke lokasi manapun dalam media penyimpanan.
·         Sequntial Access Storage Devoce
SASD merupakan salah satu organisasi atau penyusunan data pada suatu media penyimpanan yang terdiri dari suatu catatan yang mengikuti catatan lainnya dalam suatu urutan tertentu.

Sumber:
Hall, J. A. (2004). Sistem informasi akuntansi (Edisi 4). Jakarta: Salemba Empat.
Gaol, C. J. L. (2008). Sistem informasi manajemen: Pemahaman dan aplikasi. Jakarta: Grasindo
Ukar, K. (2006). Pengenalan computer. Jakarta: PT Elex Media Komputindo
Umar, H. (2005). Evaluasi kinerja manajemen. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
Rama, D. V., & Jones, F. L. (2008). Sistem informasi akuntansi. Jakarta: Salemba Empat.
Fatta, H. A. (2007). Analisis dan perancangan sistem informasi: Untuk keunggulan bersaing perusahaan dan organisasi modern. Yogyakarta: ANDI
Wulandari, D.I., Fajrina, N.A., Abdianti, Y. (2015). Computer based information system (CBIS). Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, 1, 1-5.
http://www.academia.edu/8122880/Computer_Based_Information_System_CBIS_Sistem_Informasi_Berbasis_Komputer






Friday, October 7, 2016

#SIP Arsitektur Komputer dan Strutuktur Kognisi Manusia

Arsitektur Komputer dan Strutuktur Kognisi Manusia
Kalian tau apa yang dimaksud dengan arsitektur komputer, kalian tau tidak kalau antara arsitektu itu ada hubungan dengan orak manusia loh.  Pada artikel ini saya akan sedikit membahas tentang arsitektur computer dan strutuktur kognisi manusia. Pertama saya akan membahas Arsitektur Komputer terlebih dahulu.


A.    Arsitektur Komputer
Arsitek komputer dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya, serta memperkenalkan sejumlah konsep hardware dan software, menampilkan beberapa istilah umum, dan memberikan pandangan umum tentang aspek dasar subjek tersebut.
Menurut Nurmianto (2004) arsitektur komputer memiliki 4 komponen, yaitu :
1.      Input adalah, peralatan masukan yang berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar sistem ke dalam suatu memori dan prosesor untuk diolah guna menghasilkan informasi yang diperlukan.
2.      Pemroses adalah, bagian dari komputer yang mengendalikan seluruh proses pengolahan data mulai dari membaca data dari peralatan input, mengolah atau memproses sampai pada mengeluarkan informasi ke peralatan output. Alat pemroses pada komputer adalah Control Processing Unit atau yang biasa kita kenal dengan CPU.
3.      Penyimpanan adalah, penyimpan semua informasi non aktif di dalam komputer, penyimpanan ini dibedakan atas serial acces contohnya tape drive dan direct acces, hard disk, disket, CD dan DVD, ROM, dsb.
4.      Output adalah, peralatan yang berfungsi untuk menampilkan data, instruksi dan informasi dalam bentuk teks grafik atau gambar.

B.     Kognisi Manusia
Menurut Piaget (dalam Solso, 2007) struktur kognitif merupakan mental framework yang dibangun seseorang dengan mengambil informasi dari lingkungan dan menginterpretasi, mereorganisasi, serta mentransformasikannya. Struktur kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif yang terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka struktur kognitif atau pengetahuan pun akan terus berkembang.
Menurut Solso (2007) Struktur kognitif manusia merupakan sebuah proses mental dasar yang digunakan untuk memperoleh sebuah informasi. Fungsi dari struktur kognisi manusia antara lain, struktur pembanding, dimana otak manusia memproses dan membandingkan informasi dengan cara mengidentifikasi kesamaan dan perbedaan dari  informasi-informasi yang didapat, yang kedua adalah struktur representasi symbol dan mengubahnya menjadi sebuah informasi (termasuk bahasa verbal dan non verbal), yang  ketiga adalah struktur alasan logis yang digunakan untuk mengubah pikiran yang abstrak menjadi pikiran yang sistematis sehingga informasi lebih mudah untuk dipahami.
Dalam struktur kognisi terdapat tiga komponen, yaitu:
1.         Skema, yang merupakan dasar dari sebuah pengetahuan, bagaimana seseorang mempersepsikan dunia disekitarnya.
2.         Asimilasi, Akomodasi dan Ekuilibrasi, asimilasi merupakan hal yang menggunakan skema seseorang untuk menerima atau menyetujui sesuatu yang baru atau situasi baru. Akomodasi terjadi bila skema yang telah ada tidak berjalan dengan baik, dan membutuhkan sesuatu untuk mengubah dan menerima situasi yang baru. Dan ekuilibrasi terjadi bila skema seseorang dapat menerima beberapa informasi baru melalui proses asimilasi.
3.         Tahap perkembangantahap perkembangan menurut Piaget terdiri dari sensorimotor, praoperasional, operasional konkret, dan operasional formal.
a.       Sensorimotor (Usia 0-2 tahun), tahap ini anak memahami bahwa sesuatu itu memang ada, walaupun tidak terlihat.
b.      Praoperasional (Usia 2-7 tahun), selama rentang usia ini anak mampu berpikir atau mampu memahami simbol-simbol.
c.       Operasional Konkret (Usia 7-11 tahun), pada usia ini anak mampu berpikir secara logis atau realistis.
d.      Operasional Formal (Usia 11 tahun ke atas), pada tahap ini pikiran seseorang terus berkembang sehingga mampu berpikir secara abstrak dan logis.

C.     Hubungan, Kelebihan dan Kekurangan Arsitektur Komputer dan Strutuktur Kognisi Manusia
Bila dilihat dari penjelasan-penjelasan di atas terlihat bahwa adanya hubungan antar keduanya. Karena, arsitektur komputer tercipta berkat adanya kognisi atau buah pikir dari manusia. Komputer dan kognisi memiliki persamaan dalam hal memproses informasi. Jika dikaitkan dengan arsitektur komputer yang memiliki pengertian sebagai konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer, maka kognisi manusia lah yang turut berperan penting dalam pembuatannya.
Manusialah yang menciptakan komputer dengan sistem yang menyerupai kognisi manusia dengan maksud mempermudah manusia dalam pekerjaannya. Karena manusia memiliki otak yang melakukan proses memperoleh pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangkan, berbahasa yang disebut sebagai kognisi. Hal ini juga behubungan dengan kognitif manusia dalam mengingat informasi.
Keduanya memang saling berhubungan tetapi antara arsitektur computer dan stuktur kognisi manusia terdapat kelebihan dan kekurangan masing-masing yang saling melengkapi. Keduanya sama-sama dapat memproses informasi, hanya saja terkadang komputer dapat melakukan perhitungan atau pemrosesan data yang lebih cepat dibandingkan dengan otak manusia. Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan antara arsitektur computer dan struktur

Arsitektur Komputer
Stuktur Kognisi Manusia
Kelebihan:
§  Komputer dapat melakukan perhitungan angka yang rumit dengan lebih cepat dan lebih akurat dibandingkan dengan kemampuan manusia.
§  Komputer juga dapat menerapkan dan mengikuti aturan dengan lebih konsisten dan menghasilkan kesalahan yang lebih sedikit dibandingkan dengan manusia.
·         Komputer menampilkan pola matematika yang lebih baik daripada manusia.
Kelebihan:
·         Struktur kognisi lebih sistematis sehingga memiliki arah dan tujuan yang jelas.
·         Banyak memberikan motivasi agar terjadi proses belajar,
·         mengoptimalisasikan kerja otak secara maksimal.

Kekurangan:
·         Semua hasil dari pengolahan informasi visual amupun verbal terbatas.
·         Otak manusia dapat merespon sebuah informasi yang ambigu sedangkan komputer tidak.
·         Komputer tidak memiliki kemampuan untuk mengembangkan tujuan-tujuan pembelajaran yang baru.
Kekurangan:
·         Membutuhkan waktu yang cukup lama.
·         Otak manusia tidak bisa menampilkan pola matematika yang lebih baik daripada komputer.



Sumber:
Solso, R.,  Maclin,O., K. (2007). Psikologi Kognitif edisi ke delapan. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Nurmianto, E. (2004). Ergonomi, Konsep Dasar dan Aplikasinya 2 edition. Surabaya: Guna Widya.
http://lulu_mawadah.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/41707/Komponen+Utama+dan+Arsitektur+Komputer.pptx

Thursday, October 6, 2016

#SIP Informasi dan Sistem Informasi Psikologi

Informasi dan Sistem Informasi Psikologi

A.    Pengertian, Fungsi dan ciri-ciri Informasi
Kata informasi sudah tidak asing lagi ditelinga kita, namun seringkali jika ditanyakan secara personal “apa itu informasi?” kita masih kesulitan menjawab karena kurang paham akan makna sebenarnya dari informasi. Menurut Jogiyanto (1999) informasi didefinisikan sebagai hasil dari suatu pengolahan data dalam bentuk yang lebih berguna serta lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian – kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilan suatu keputusan. Kusrini (2007) informasi adalah data yang telah diklasifikasikan ataupun diolah serta diinterpretasikan untuk digunakan dalam proses pengambilan sebuah keputusan. Maka dapat disimpulkan bahwa informasi merupakan data yang sudah diolah dimana data-data yang telah diolah tersebut dapat digunakan oleh manusia untuk mempermudah kegiatan manusia, salah satunya adalah pengambilan keputusan.
Tentunya informasi memiliki beberapa fungsi dalam kehidupan manusia, antara lain yang telah saya kutip dari seputarpengetahuan.com :
1.      Meningkatkan pengetahuan atau kemampuan pengguna.
2.      Mengurangi ketidak pastian dalam proses pengambilan keputusan
3.      Menggambarkan keadaan sesuatu hal atau peristiwa yang terjadi.
Adapun ciri-ciri yang dari informasi tersebut ialah:
1.      Informasi harus relevan, artinya informasi tersebut harus mempunyai manfaat bagi penggunanya.
2.      Informasi juga harus akurat, artinya informasi tersebut harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan harus menjelaskan maksud dan juga tujuan.
3.      Tepat pada waktunya, artinya informasi yang diterima tidak boleh telat, maksudnya adalah informasi harus up to date atau sesuai dengan kejadian yang terjadi pada masa sekarang bukan peristiwa yang terjadi pada masa lampau.
4.      Konsisten, informasi yang diterima harus sesuai dengan data yang sebenarnya dan tidak mengalami perubahan.
Kutipan (Seputarpengetahuan.com)

B.     Pengertian, Fungsi dan Komponen Sistem Informasi
Kata informasi seringkali dikaitkan dengan kata “sistem informasi”, lalu pengertian sistem informasi itu sebenarnya apa? Seperti yang dikemukakan oleh Kusrini dan Koniyo (2007) bahwa sistem informasi adalah, sebuah sistem yang terdiri atas rangkaian subsistem informasi terhadap pengolahan data untuk menghasilkan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan. Sedangkan menurut Poerwadarminta (2003) sistem adalah sekelompok bagian-bagian yang berupa alat dan lain sebagainya, yang bekerja sama untuk melaksanakan tujuan tertentu. Dapat disimpulkan bahwa sistem informasi merupakan pengelolaan data-data yang telah diperoleh, disusun secara sistematis atau disusun sedemikian rupa untuk mempermudah melakukan suatu kegiatan dalam sebuah organisasi maupun untuk perorangan.
Fungsi system informasi menurut Kusrini (2007)
1.      meningkatkan aksebilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi para pemakai
2.      menjamin tersedianya kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara kritis
3.      mengembangkan proses perencanaan yang efektif
4.      mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi.
Sementara itu komponen dari sistem informasi menurut Kusrini (2007)
1.      Hardware (perangkat keras)
2.      Software (perangkat lunak)
3.      Prosedur : sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data untuk menghasilkan output
4.      Basisdata : suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling terkait sehingga memudahkan proses pencarian informasi
5.      Jaringan komputer dan komunikasi data
6.      Brainware

C.     Sistem Informasi Psikologi
Sistem Informasi Psikologi adalah suatu sistem atau tata cara yang merupakan kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang dimaksudkan untuk mengumpulkan, mengolah dan menyimpan data mengenai perilaku terlihat maupun tidak terlihat secara langsung serta proses mental yang terjadi pada manusia sehingga data tersebut dapat diubah menjadi informasi yang dapat digunakan untuk tujuan tertentu seperti tujuan penelitian. Fungsi dari sistem informasi dalam ilmu psikologi biasanya adalah untuk melakukan beberapa test psikologi, test psikologi yang dulu dilakukan secara manual, sekarang dilakukan dengan bantuan teknologi komputer.

Sumber:
Kusrini, Koniyo. A (2007). Tuntutan Praktis Membangun Sistem Informasi Akuntansi dengan Visual Basic dan Microsoft SQL Server. Perpustakaan Nasional: Katalog dalam Terbitan (KDT)
Hutahaean, J. (2014). Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: Deepublish Publisher.

Poerwadarminta, W.J.S. (2003). Kamus umum bahasa indonesia. Jakarta: Balai Pustaka

Wednesday, October 5, 2016

#SIP ETIKA MENULIS ARTIKEL


#SIP ETIKA MENULIS ARTIKEL

Dalam tugas ini saya akan menjelaskan mengenai pengertian Etika Menulis Artikel Online, yang akan membahas tentang bagaimana etika menulis artikel online yang baik.
Dalam sebuah penulisan di media elektronik atau online, individu harus dapat memahami dan mengetahui dengan benar etika yang ada dalam sebuah penulisan. Dalam menulis artikel atau pendapat pribadi harus memperhatikan setiap makna tulisan dan harus sopan untuk setiap kata-kata yang di muat dalam tulisan tersebut. Sebelum melakukan sebuah penulisan artikel ilmiah, satu hal yang harus dihindari dalam penulisan artikel ilmiah adalah plagiat, yaitu menggunakan ide seseorang atau pengambilan karangan (pendapat dsb) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan / pendapat sendiri.
Teknologi internet memang menyajikan berbagai artikel online yang dapat diakses dengan mudah melalui smartphone maupun gadget lainnya. Seperti yang dilansirkan di Wikipedia, artikel merupakan karangan faktual secara lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan (melalui majalah, koran, buletin, dsb) dan bertujuan untuk menyampaikan gagasan & fakta yang dapat meyakinkan, mendidik, dan menghibur. Pendapat lain menurut Priyanto (2009) bahwa artikel adalah tulisan pendek yang berisi segala hal seperti pengetahuan, pendidikan, komputer, bisnis, dll. Banyak sekali masyarakat yang kini menggeluti kegiatan menulis artikel online. Artikel online merupakan sebuah tulisan yang di dibagikan melalui suatu situs di internet (Porter, 1998). Namun, perlu diketahui bahwa menulis artikel online juga memiliki etika. Menurut Zurnalistikos-Laboratorija etika menulis online ada 5, yaitu:
1.      No Plagiarism
Karena menulis merupakan suatu hal yang sulit. Pasti anda tidak mau seseorang mengakui karya anda sebagai hasil karyanya. Maka itu jangan memplagiat karya seseorang untuk menghargai ide-ide mahal seseorang.
2.      Menyingkap, memperlihatkan, memberi tahu
Sebisa mungkin beri tahu pembaca bagaimana anda mendapatkan suatu informasi, hal-hal apa saja yang mempengaruhi anda untuk menuliskan sebuah artikel.
3.      Tidak meliput pemberian hadiah atau uang
Ada baiknya anda menghindari hal ini sebaik mungkin. Karena sebagai seorang penulis, tidak seharusnya anda menerima atau meminta reward dari manapun lalu mempertunjukkan hal tersebut kepada pembaca setia artikel anda.
4.      Cari tahu dan beri tahu yang sebenarnya
Hanya karena seseorang berargumen tentang sesuatu, belum berarti argumen tersebut merupakan sesuatu yang valid. Anda harus memenuhi hak pembaca anda dengan memberikan informasi-informasi yang valid mengenai apa yang anda tulis dalam artikel anda. Anda harus mencari tahu dulu kebenaran sesuatu sebelum anda mempublish artikel anda.
5.      Berlaku jujur
Hal ini merupakan hal yang sangat penting, dengan tujuan pembaca artikel anda dapat mempercayai apa yang ada di web anda merupakan sebuah hal yang valid sehingga dapat memberikan manfaat bagi pembaca anda.
Sementara itu Langkah-langkah menulis artikel secara umum.
Secara garis besar, langkah-langkah menulis artikel dapat kita bagi menjadi 5 poin penting berikut ini:
1.      Tentukan tema, tema haruslah spesifik karena semakin spesifik semakin menarik minat baca.
2.      Tetapkan tujuan penulisan, kebanyakan artikel apalagi dalam artikel jenis deskripsi dan narasi, tidak menyatakan tujuan penulisan secara tersurat, melainkan tersirat.
3.      Rumuskan ide pokok atau masalah, biasanya perumusan masalah dalam bentuk pertanyaan hanya saja dalam penulisan artikel deskripsi dan narasi, rumusan masalahnya tidak tersurat tapi tersembunyi dibalik alur tulisan.
4.      Kembangkan tema dan pembahasan sesuai dengan jenis artikel
5.      Kesimpulan, anda bisa membuatnya dengan baik bila logika atau alur artikel anda benar

Sumber:
Porter, J. E. (1998) Rhetorical ethics and internetworkerd writing. United States of America: Ablex Publishing Corporation.